PENYAMBUNGAN CONVEYOR METODE COLD SPLICING


Conveyor belt sering digunakan di perusahaan yang gunanya untuk memindahkan barang secara kontinyu dalam jumlah berat maupun ringan. Penggunaan ini bisa mempercepat produksi dan tidak perlu menggukanan tenaga manusia.
Conveyor belt butuh butuh sambungan yang berkualitas untuk menjaga kelancaran proses. Teknik penyambungan konveyor akan menentukan kekuatan, lamanya pemakaian belt. Ada 2 metode penyambungan conveyor belt, yaitu Cold Splicing dan Hot Splicing.
Di artikel ini kita akan membahas sistem penyambungan Cold Splicing.
Cold Splicing adalah metode penyambungan conveyor belt tanpa menggunakan pengepresan panas, penyambungannya menggunakan lem khusus, sehingga kedua ujung conveyor bisa menyatu dengan kuat dan presisi.
Langkah penyambungan yaitu :
mengupas lapisan belt
Membersihkan permukaan
Menyatukan kedua sisi conveyor dengan lem
Menekan conveyor sehingga bisa menyatu dengan kuat
Proses ini ideal untuk pengerjaan di area yang tidak memungkinkan menggunakan mesin vulkanisasi panas
Pang Industrial memproduksi lem cold splicing yang berkualitas yaitu 992F/QT. Untuk mengaplikasikan lem ini, membutuhkan 968F activator. Kedua produk ini dicampur untuk menghasilkan Lem dengan kekuatan yang tinggi
Untuk pembelian lem ini, bisa menghubungi CV Anugrah Multi Suplaindo
CV Anugrah Multi Suplaindo adalah distributor produk Pang Industrial di Indonesia
968F/60cc





